Ketika Kehilangan Ponsel dan Dompet
October 7th, 2006 - Opinion - Give CommentsSiapa sih yang mau kehilangan? Kita semua tentu ndak mau kehilangan sesuatu, apalagi sesuatu itu bener-bener penting dan berharga. Contohnya saja uang, ponsel, dompet, motor, mobil, surat-surat berharga, dan juga orang-orang yang kita sayangi.
Tetapi bagaimana bila suatu saat kita mengalami kehilangan tersebut? Terutama kehilangan benda yang selama ini dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, yaitu ponsel dan juga dompet.
Kebetulan beberapa waktu yang lalu, seorang teman kosan saya mengalami kejadian ini. Dia kehilangan ponsel serta dompetnya, di kosan! Ini peristiwa yang ketiga kali yang menimpa dirinya. Kosan pun heboh, dan kecurigaan terarah pada oknum di luar kosan karena pola dan modus operasinya sama seperti yang pernah ia alami sebelumnya.
Ah, lupakan saja tentang kejadian itu. Yang pengen saya bahas di sini adalah bagaimana jika kita menghadapi kejadian seperti itu.
Kita tentunya harus lebih waspada dan berhati-hati dalam menjaga barang-barang kita. Meninggalkan kamar kos dalam keadaan tidak terkunci apalagi terbuka meskipun hanya sebentar adalah berbahaya. Terutama bagi kos-kosan di mana kamar-kamar langsung berhadapan dengan jalan. Kebetulan, kosan saya termasuk dalam kategori ini.
Jangan malas untuk melakukan backup secara berkala data-data penting dalam ponsel, terutama daftar nomer telepon. Proses backup ini bisa dilakukan dengan menggunakan software untuk mentransfer daftar telepon ini ke komputer atau pun secara manual dengan menulis tangan. Begitu juga dengan data-data lain semacam agenda atau reminder yang biasanya ada di ponsel.
Ini penting karena jika ponsel kita hilang, kita tidak repot ketika harus merestore nomer-nomer telepon yang kita punya. Apalagi buat kamu-kamu yang berdaya ingat lemah sehingga sangat bergantung pada ponsel, baik untuk menyimpan daftar nama dan nomer telepon juga agenda dan reminder.
Buatlah salinan alias fotokpian dari surat-surat penting yang ada di dompet, misalnya KTP, SIM, STNK, Kartu Mahasiswa, Kartu Askes, Kartu ATM, atau mungkin pasor, dan sirat-surat penting lainnya. Kemudian simpan salinan ini di tempat yang aman, sehingga ketika kita kehilangan surat-surat tersebut, kita bisa lebih mudah mengurus kembali surat-surat tersebut.
Akan tetapi, yang namanya nasib, kalo memang rejekinya kita untuk kehilangan barang-barang tersebut, meskipun kita sudah menjaga barang-barang kita dengan baik, peristiwa yang tidak kita inginkan itu pasti menimpa kita. Sekarang tinggal bagaimana kita menghadapi peristiwa ini.
Pertama, ketika kita kehilangan, biasanya pikiran kita akan kacau dan shock, sehingga kita membutuhkan teman atau orang lain yang mampu berpikir jernih dan tenang untuk mendampingi kita mengurusi berbagai hal setelah kehilangan.
Kedua, segera laporkan ke kantor kepolisian sektor di mana kita kehilangan barang-barang tersebut dan minta surat keterangan kehilangan. Surat ini berguna jika kita akan mengurus surat-surat atau asuransi dari barang-barang yang hilang.
Surat keterangan ini berisi identitas pelapor, serta rincian dari barang-barang yang hilang. Sebutkan semua barang yang hilang secara rinci dan detil. Semestinya ketika kita mengurus surat keterangan ini kita tidak dipungut biaya sepeser pun. Tetapi yang namanya Indonesia, ada saja berbagai pungutan liar yang berkedok sebagai “uang administrasi seikhlasnya”.
Buat anda yang menentang hal-hal berbau korupsi seperti ini bisa mengabaikan permintaan oknum petugas tersebut, tetapi bagi yang ingin “beramal” silakan turuti permintaan oknum tersebut. Cukup dengan uang 5.000 rupiah, saya dan kawan saya itu “beramal” kepada oknum polisi tersebut.
Berikutnya, segera blokir nomor ponsel serta ATM untuk mencegah penyalahgunaan oleh si pencuri atau pun mereka yang tidak berhak menggunakan ponsel atau ATM kamu itu.
Pemblokiran nomer ponsel bisa dilakukan melalui counter operator ponsel kamu. Proses ini membutuhkan kartu identitas kamu, sehingga di sinilah peran pendaftaran nomer prabayar bagi mereka yang tidak ingin berganti nomer. Sedangkan bagi pengguna kartu pascabayar, tentu hal ini wajib dilakukan kalo tidak ingin menerima tagihan telepon membengkak di mana kita tidak menggunakan telepon kita tersebut.
Buat kamu yang suka berganti-ganti nomer, langkah ini mungkin tidak perlu dilakukan, karena kita bisa dengan mudah membeli nomer perdana baru dan tak perlu repot-repot melakukan pemblokiran. Tetapi ada resikonya, yaitu jika nomer kamu digunakan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, tentu akan bermasalah, bukan?
Lantas bagaimana kalo kartu identitas kita juga hilang, semacam yang dialami kawan saya ini di mana dompet juga ikutan hilang berjamaah dengan ponselnya. Itulah gunanya backup surat-surat penting yang saya sebutkan sebelumnya. Fotokopi KTP atau SIM menjadi berguna pada saat-saat seperti ini.
Tetapi jika kita bener-bener tidak ada kartu identitas atau fotokopinya sama sekali, ternyata kita bisa menggunakan ijazah sebagai pengganti kartu identitas. Entah itu ijazah SD, SMP, SMA, atau kuliah. Syarat-syarat dan ketentuan yang lebih lengkap silakan tanyakan pada masing-masing costumer service operator ponsel kamu.
Kemudian lakukan pemblokiran ATM. Untuk melakukan pemblokiran ini, syarat-syarat yang lebih detil bisa ditanyakan pada bank tempat kamu menabung. Tetapi secara umum, kita akan diminta mengisi form seperti pada saat mengajukan kartu ATM baru dan otomatis ATM lama kita akan diblokir. Jangan lupa bawa buku tabungan kamu dan juga identitas. Fotokopi KTP, SIM, dan juga ijazah pun berlaku juga sebagai pengganti kartu identitas.
Surat keterangan kehilangan yang kita minta diperlukan untuk mengurus berbagai macam, misalnya mengurus kartu identitas atau pun surat-surat penting semacam KTP, SIM, atau STNK baru. Surat keterangan yang berlaku 15 hari setelah pelaporan ini biasanya juga digunakan untuk mengurus klaim asuransi dari barang-barang yang telah kita asuransikan.
Walau barang-barang kita sangat kecil kemungkinannya untuk kembali, tak ada gunanya kita terus menyesalinya. Yang terpenting adalah bagaimana kita menghadapi dan menindaklanjuti dampak dari kehilangan barang-barang tersebut. Anggap saja perjodohan kita dengan barang-barang itu sudah waktunya berakhir.
Kehati-hatian dan kewaspadaan kita dalam menjaga barang-barang kita sangat penting, sehingga kita bisa terhindar dari peristiwa yang tidak kita inginkan ini. Tetapi jangan lupa untuk selalu berdoa dan meminta perlindungan dari Yang Di Atas agar kita senantiasa terhindar dari berbagai musibah dan kemalangan.
Apabila kita tertimpa musibah kehilangan sesuatu, usahakan untuk tetap berpikir logis dan tenang sehingga kita mengerti langkah-langkah apa saja yang kita ambil untuk menindaklanjuti musibah yang semoga tidak kita alami.
Sekiranya ini dulu pengalaman yang bisa saya sharing. Semoga bermanfaat dan menambah kewaspadaan kita ketika kita mengalami kehilangan sesuatu.
Mungkin ada yang mau menambahkan atau berbagi pengalaman?
October 7th, 2006 at 08:13:56 from using Mozilla Firefox 1.5.0.6 on Windows XP
dompet saya ga pernah ilang,,, soalnya ga pernah ada isinya…

wa… harganya tiga ratus ribu je… *ketauan nek nyogok* 
hape saya untungnya sih ga ada yang tertarik,,, wong wis kebanting2 ping satus
ah, kalo saya mah ktp ilang juga gapapa,,, orang pak rt sebelah rumah baek sekali kok
tapi kalo sim
October 7th, 2006 at 08:41:43 from using Opera 8.53 on Windows XP
Jangan semuanya dilakukan sendiri, paling tidak ada seorang teman yang ikut menemani mengurus semua itu. Karena yang namanya orang panik biasanya pikiran jadi kacau ngga bisa berpikir jernih. Jadi dengan adanya orang disamping bisa membantu selain buat menenangkan hati.
Kan bisa jadi karena panik pas ngurus ke kantor polisi nyebrang jalan ngga konsen akhirnya malah maen ke rumah sakit kan tambah masalah lagi. Ya kalo bisa ajaklah temen kamar sebelah buat seksi sibuk
Kalo saya penyakitnya ya no telp. sudah sekian kali mesti kehilangan no telp yang ada dari handphone yang ilang sampe handphone yang rusak ngga ada backupan daftar no telp lagi huhuu…
October 7th, 2006 at 08:51:50 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
pernah keilangan hape tahun 2002, hapenya waktu itu Nokia 3310. Abis deh gw disemprot bokap…
October 7th, 2006 at 08:54:07 from using Mozilla Firefox 1.5 on Windows 98
temenku dulu pernah, dengan bodohnya, ninggal Hp di pinggir lapangan basket…
baru sadar stgh jam kmudian, dia kembali ke lapangan….
dan apa yang terjdi sodara-sodara???
HP masih disitu!
*note: hpnya samsung tahun jebot, yg masih ada antena, dan mode flip bawah, trus ada bonus karet mungil warna merah di ujungnya
October 7th, 2006 at 09:27:28 from using Internet Explorer 6.0 on Windows XP
pernah bikin laporan kehilangan ATM buat urus ATM baru, dulu sih pas SMA… bermodal tampang polos dan senyuman maut… dapet deh surat kehilangan tanpa ditarik biaya administrasi, huekekekeke
October 7th, 2006 at 09:56:43 from using Mozilla Firefox 1.5 on Linux
bagus juga nih infonyaa
October 7th, 2006 at 09:57:15 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
kelangan lapor polisi..gak kacek zam
kelangan pitik malah rasane dadi kelangan sapi
October 7th, 2006 at 12:21:19 from using Internet Explorer 6.0 on Windows XP
waspadalahh… waspadalah…..
October 7th, 2006 at 15:00:52 from using Mozilla Firefox 1.5.0.5 on Windows XP
jadi inget my beloved N6600 dulu pas baru2nya yang ilang di jakarta…
COPET KEFARAT!
October 7th, 2006 at 15:26:11 from using Internet Explorer 6.0 on Windows XP
baca ini jd inget waktu saya keilangan hp 2x *msh trauma*
huhuhu smoga Allah mengampuni pencuri itu..
amin..
October 7th, 2006 at 21:54:01 from using Opera 8.51 on Windows XP
aku pernah misuh2 menyangka ketinggalan atm di mesin atm, padahal perasaan tu atm sudah muncul di slot keluarnya, cuma dasar pelupa, malah gak diambil.
dengan pedenya aku menelpon bank, minta diblokir tu atm (omong2, blokir atm bisa lo via telpon, tapi kita ditanya macem2 identitas, sampe nama ibu segala). atmku dengan sukses diblokir, eh tahunya sorenya pas aku lewat tu mesin atm dan masuk ke dalam boks, ternyata kartunya masih berjuluran di slot keluarnya! sial, terpaksa pergi ke bank untuk mengaktifkan lagi.
October 7th, 2006 at 23:21:31 from using Opera 9.01 on Windows XP
semoga saya jangan sampe menjalankan tips dari zam.,.,
October 8th, 2006 at 00:28:08 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
Wah makasi banyak atas tips2nya, gak pernah kepikiran buat nge-back up data2 dalam hp. Tapi ada satu yang paling nyesek klo kehilangan dompet… lebih takut kehilangan foto2 box-nya daripada kartu2nya!!!
October 8th, 2006 at 10:15:22 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
Aku jadi kangen hpku dan piyu” yang hilang beberapa minggu yang lalu.. ;_; .. ohh.. where are youuu..
October 8th, 2006 at 22:54:43 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
walagh2 aku pernah ngalamin hal itu
banyak2 istighfar aja deh
berdoa semoga Tuhan menggantinya dengan yang lebih baik
itu nasihat seorang teman
October 9th, 2006 at 21:31:20 from using Internet Explorer 5.0 on Windows 98
nek surat cinta perlu dibikin salinan ga, zam???
moga-moga aku ga pernah kecolongan … amin!!!
October 10th, 2006 at 07:40:35 from using Mozilla Firefox 1.5.0.6 on Windows XP
pokoknya, jangan sampai mengatasinya dengan pergi ke dukun ato sejenisnya. itu adalah SYIRIK dan dosa besar.
Yah, semoga saja yg mencuri segera sadar akan kesalahannya.
October 10th, 2006 at 12:01:29 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
hehehe … backup and minimize your gadget price .. jadi ga usah banyak duit tunai didompet dan hape pun tak perlu mahal