The MARKO Bubar
October 5th, 2006 - Event - Give Comments
Lagi-lagi makan-makan. Kali ini beda, karena selain buka bareng, ada esensi lain yang sangat langka terjadi. Sebuah kesempatan yang amat sangat langka, dan kemungkinan untuk terjadi lagi sangat kecil. Momen apakah itu? Itu adalah berkumpulnya para Marko!
Acara buka bersama kali ini targetnya bertempat di warung makan TOSARI yang pernah saya bahas sebelumnya. Kenapa dipilih tempat ini, seperti yang saya ceritakan pada postingan yang lalu, keistimewaan dari menu warung ini adalah porsinya yang super banyak dan murah. Selain itu, tempatnya juga representatif untuk para Marko berbuat ulah.
Seperti kegiatan para Marko yang sudah-sudah, semuanya terjadi tanpa rencana yang jelas, terjadi begitu saja. Paling cuma kabar dan isu yang tersiar dari mulut ke mulut telinga. Dari sms ke sms. Dan mak byuk bedunduk.. Para Marko yang sebagian besar sedang dalam proses mengerjakan hal-hal TAbu™ ini, bisa nongol dan berkumpul bersama setelah larut dalam kegiatan™-nya masing-masing.
Apakah Marko itu? Marko ini sebutan buat temen-temen seperjuangan saya, dedengkot ELINS angkatan pertama 2002. Kenapa dinamai Marko, berawal dari kesamaan kegemaran kami, yaitu turing, berpetualang, dan melakukan hal-hal aeng-aeng lainnya. Petualangan pertama kami adalah ketika pergi ke Wonosari, ke tempat salah seorang Marko bernama Ableh tahun 2003 lalu.
Kemudian petualangan demi petualang kami lalui. Mulai dari pantai, gunung, kemping, makan-makan, nge-band, pernah kami lalui. Semua terjadi dengan pola yang sama, tanpa rencana, aeng-aeng, bersenjata kamera digital, serta dimulai dari base camp tercinta, selasar MIPA utara.
Awal mulanya nama Marko sendiri adalah ketika petualangan kami ke Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, bulan Juni 2005. Saat itu ada salah seorang Marko yang nyeletuk, “Marcopolo, pemberani dan tangguh..”, yang bermaksud meniru iklan rokok bermerk Marcopolo itu.
Dari celetukan itu, akhirnya berkembanglah nama itu. Banyak perubahan dan modifikasi tentu saja. Mulai dari Marcopoto karena kami suka foto-foto, Marcopong karena kami juga suka main pingpong, hingga akhirnya saat ngisi acara musik di kampus, namanya berubah menjadi the Marko. Nama Marko (pakai ‘k’) inilah yang dirasa cocok sebagai nama karena kami suka semua kegiatan.
Ahh.. Menyenangkan rasanya berpetualang bersama mereka lagi. Tetapi apa daya, waktu dan kesempatan yang membuat hal tersebut sulit untuk terlaksana. Dan alhamdulillah, Senin (2/10) lalu, para Marko bisa kembali reuni, bertemu kembali karena di kampus udah jarang keliatan semua.
Seperti biasa, para Marko yang diketuai oleh Aan dan dikorlapi oleh Yudhi “cupu” dan didukung oleh Koje, Nungky “jono”, Febri “sepep”, Ridho, Heru “narsis”, Abud, Arnanto, Budi, Tupic, Kailani, Didit, Mantri, Andi “mun”, dan juga saya. Ada yang istimewa, karena hadirnya srikandi kita, Nyai dari the Marko, yaitu Wini yang tak lain dan tak bukan adalah nyonyah-nya Koje. Denger-denger mo ke Vietnam, ya Win?
Kumpul di base camp selasar MIPA utara menjelang maghrib. Setelah pada kumpul, barulah kita ngebahas mo makan di mana. Setelah berdiskusi, bedebat, bacok-bacokan, dan karena waktu yang mepet karena kebanyakan mbacot, akhirnya diputuskanlah untuk membatalkan berbuka puasa di angkringan dulu, kemudian sholat di mushola MIPA, baru kemudian makan di TOSARI.


Selesai sholat, tim pun mulai bergerak. Singkat kata, kami pun sampai di TOSARI. Tanpa basa-basi, kericuhan langsung dimulai. Mulai dari menggeser-nggeser meja sak penak udhèlé dewe, mbacot-mbacot sak kayangé, dan pesta pun dimulai. Warung TOSARI yang sepi itu langsung berubah bagaikan pasar bubrah, riuh dengan tawa dan teriakan dari mulut para Marko yang ndak bisa ditata. Pokoknya kisruh.

Menu pun dipesan. Hampir semua menu yang ada kami pesan. Mulai dari nasi goreng, mi goreng, mi rebus, kwe tiao, fuyung hai, pak lay, sama jablai pun kami pesan. Pokoke semua makanan berporsi wah itu kami pesan, supaya kami bisa saling mencicipi dan merasakan. Pokoke sama rasa sama rata.

Kebetulan saya tergabung dalam tim back-up, yang bertugas membantu teman-teman yang ndak habis makanannya. Mayan bisa ngicip-icip semua menu. Hehe. La gimana lagi, kita makannya bener-bener bareng. Satu piring bisa 2 sampai 3 orang, pokoke saling bantu membantu. Apa ndak sama rasa sama rata itu namanya? Kalo situ liat porsinya, pasti maklum dah!
Setelah selesai. Kami pun rehat sejenak. Masih dalam suasana penuh canda dan tawa. Pokoke rame poll! Palagi ada hiburan dari sang ketua Marko, Aan yang kalo dilihat pake sedotan wajahnya mirip-mirip Ariel Piterpen itu, menunjukkan kebolehannya bermain sulap. Si Aan ini menunjukkan trik membengkokkan sendok macam yang dilakukan sama Dedy Corbuzer itu. Weh, hebat!

Denger-denger dari Didit, ilmunya Aan ini didapat pas dia KP di Siemens Semarang. Kok bisa? Waktu itu dia jalan-jalan di suatu mall gitu, mampir ke sebuah counter yang jual perlengkapan sulap. Di situ dijual trik sulap yang harganya mayan mahal buat anak kosan. Akhirnya si Aan ini membujuk temen-temennya buat kolek-kolek, patungan, ngumpulin duit buat beli trik itu. Hehe. Cemerlang juga idenya, dasar emang udah bermental tukang tipu! ![]()
Dan akhirnya, berakhir sudah reunian kami malam itu. Saya bener-bener bahagia dan senang berkumpul dan bertemu mereka. Bener-bener obat stress yang mujarab. Mereka masih seperti dulu, masih gila, masih seenaknya sendiri, masih ndak punya malu, masih narsis, masih TA™, dan masih berstatus mahasiswa! ![]()
I miss u guys. Kapan lagi kita bisa ketemu lagi kek gini, jalan-jalan lagi, turing-turing lagi, melakukan hal-hal gila lagi kek gini. Entah lah, hanya waktu yang akan menjawab. Halah!
The Marko, pemberani dan tambun tangguh..
October 5th, 2006 at 00:08:46 from using Mozilla Firefox 1.5.0.4 on Windows XP
iyohh … madaaang teruuus….
wekekekeke… sepisan maneh posting “panganan” iso oleh piring setengah rengat..
October 5th, 2006 at 01:32:46 from using Opera 8.54 on Windows XP
woooo dolan terus ki bocah! eling skripsi le…
October 5th, 2006 at 07:39:39 from using Mozilla Firefox 1.5.0.6 on Windows XP
we,,, pesta terus,,, ojo lali ngurusi buber sing dadi kewajiban™
October 5th, 2006 at 08:30:38 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
asik nich di Jogja *masih terfokus ke makanannya yg pasti
October 5th, 2006 at 10:19:25 from using Mozilla Firefox 1.5.0.1 on Windows XP
wah ternyata tragedi Rp 67.000 sudah terlupakan
October 5th, 2006 at 14:21:24 from using Mozilla Firefox 1.5 on Windows 98
salah bos… markopolo itu berasal dari sebutan koje pas waktu ujan2 dia dateng kuliah juga *masih inget ga kuliah pa’ masiran* nah dari situ dimulailah nama marko melambung… makanya dulu tuh maskotnya si kojey itu…heeheee
October 5th, 2006 at 20:25:06 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
ckckck,,,

makan2 lagi?
mmhhh,, lama2 yg dateng ke blog ini disuguhin makanan kali ya
btw, skripsi apa kabar? apa masih sampe bab niat?
*kaburrrrr*
October 5th, 2006 at 21:03:04 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
zam.. mungkin nek aku neng jogja kaget melihat dirimu yang tambah NDUT™, lah.. mangan terus je…
October 6th, 2006 at 20:14:20 from using Internet Explorer 6.0 on Windows XP
loh zam.. semester iki njupuk sak matakuliah ta.. mata kuliah buka bersama. kok liyane buko bareng ae yoh…
October 7th, 2006 at 07:35:30 from using Mozilla Firefox 1.5.0.6 on Windows XP
#templank: terima kasih infonya, do!
October 7th, 2006 at 07:47:48 from using Mozilla Firefox 1.0.7 on Windows XP
weh…weh.. zam nek ada yang cakep dan ganteng boleh dikenalin kesaya, otre…. nomor hpku sudah kamu save kan…? *sambil kedip kedipin mata*
October 7th, 2006 at 08:45:05 from using Opera 8.53 on Windows XP
wah lah iki mentang-mentang bulan puasa postingannya masalah makanan melulu ben pengin ya yang baca ?
October 7th, 2006 at 14:58:06 from using Mozilla Firefox 1.5.0.5 on Windows XP
Wah mangan2 meneh!
btw, menurut pengamatan saya kok seperti Loenpia.net ya?
didominasi batangan!
kekekekek..