Kopdar dan Wisata Kuliner
September 18th, 2006 - Culinary, Event - Give CommentsMenikmati malem minggu bersama temen-temen blogger memang seru. Seperti yang terjadi hari Sabtu (16/9) malam di warung pinggir Kali Code yang terletak di daerah Kotabaru, Yogyakarta.
Sekiranya, acara kemarin itu dicetuskan oleh salah seorang blogger Jogja yang juga pentolan dari Loenpia.Net, Mas Pepeng. Tetapi entah kenapa si pencetus ide ini justru ndak dateng. Ke manakah dirimu malam itu? Padahal di situ hadir juga Mas Bagus yang udah jauh-jauh dateng dari Jakarta.
Acara yang dimulai sekitar jam 7 malem itu, akhirnya cuma dihadiri 8 orang. Ada saya, Monik, Mbak Unai, Mbak Yutie, Mas Boy, Mas Irfan, Mas Is, Mas Bagus, ditambah puteranya Mbak Unai dan Mas Is, Alif. Sayang Adi dan juga Dipto ndak bisa dateng. Dipto alesannya mo mbojo, mumpung manten anyar™, sedangkan Adi yang digosipkan akan segera lulus itu juga dicurigai sedang sibuk menyelesaikan TA™-nya. Ada info juga dari Mbak Unai kalo sebenernya Mas Blegeduweht mo ngikut, cuma karena sebagai tukang pijet, dia kudu memenuhi kewajibannya buat “mijet”, maka Mas Blegeduweht cuma nitip salam. ![]()

Hidangan yang menemani kami ngobrol malam itu itu adalah hidangan kere khas Jogja, yaitu nasi kucing plus teh poci yang mak nyus™, kalo Pak Bondan Winarno bilang. Nasi yang sebenernya ndak berisi lauk kucing itu memang khas, yaitu nasi bungkus yang porsinya merupakan porsi kucing. Makan satu kurang, tapi walau cuma makan dua bungkus sudah bisa kenyang. Padahal tau sendirilah porsi kucing itu seberapa banyak. Tetapi itulah salah satu keunikan nasi kucing.
Apalagi ditemani teh hangat yang dituangkan dari poci ke dalam cangkir tanah liat dan diseduh dengan gula batu itu, weh… Mak nyes..
Menyeruput teh hangat yang dituangkan dalam cangkir tanah liat itu memang menimbulkan sensasi tersendiri. Ada cita rasa unik yang tidak ditemukan bila kita nyeruput teh dari cangkir gelas. Apalagi manisnya gula batu yang larut dalam kehangatan teh itu memberikan cita rasa berbeda. Semboyan ginastel mungkin cocok untuk teh hangat ini.

Wisata Kuliner
Belum puas dengan hidangan khas kere tersebut, Minggu (17/9) malam kemarin, saya, Dipto, dan juga Hadi, sangat penasaran dengan yang namanya sate kambing super hot Pak Nano yang terkenal di Bantul itu.
Sebenernya kita juga berencana ngajak si psikolog ajaran yang sok nggaya™ itu, tapi karena sang psikolog itu lagi ngibadah, maka terpaksa beliaunya itu ndak bisa ikut mereguk kenikmatan bersama kami. ![]()
Setelah mencari-cari target operasi warung satenya Pak Nano tersebut, karena kurangnya informasi, kami pun gagal menikmati pedasnya cita rasa sate Pak Nano yang terkenal super pedas itu. Kepalang tanggung, tim akhirnya mencoba alternatif lain untuk memuaskan nafsu kuliner kami yang sudah mintip-mintip itu. Setelah berdiskusi dan memutar otak, akhirnya terlintas ide untuk merasakan sensasi sop kambing di depan RS Bethesda.
Karena jumlah anggota tim dirasakan kurang, akhirnya salah seorang dedengkot dari tim nafsu liar, Kailani, dijemput dengan paksa untuk ikut merasakan kenikmatan sop kambing itu. Makan itu memang paling enak bareng-bareng. Ndak kayak Pak Bondan yang cuma ngicip-icip makanan tapi ndak dihabiskan itu. Mungkin karena Pak Bondan makannya ndak bareng-bareng. Coba kalo bareng-bareng, pasti habis makan dilanjutkan dengan cerita-cerita, sambil rokok=rokok dulu. La kalo gitu, kapan acara Wisata Kuliner yang dibawakannya rampung? ![]()
Warung ini terletak di Jalan Sudirman, yang sering disebut dengan Jalan Solo. Padahal Jalan Solo dan Jalan Sudirman itu beda, walaupun terusan dari Jalan Solo adalah Jalan Sudirman, bila kita datang dari timur. Berada persis di depan RS Bethesda dan di seberang SMA Bopkri 2, nama warung ini adalah Tiga Saudara.
Begitu dateng, kita bisa memilih sendiri daging mana saja yang hendak kita santap dari wadah yang disediakan. Ada berbagai macam jenis daging yang bisa dipilih, mulai dari kuping, babat, hidung, pipi, iga, otak, jeroan, hingga kaki kambing. Setelah memilih daging, kemudian mangkok itu diserahkan kepada penjualnya untuk diolah menjadi sop.

Cita rasa sop ini unik. Bagi yang pernah merasakan masakan dari timur tengah, kuah sop ini akan mengingatkan kita akan rasa dari nasi kabuli. Minyak saminnya sangat terasa ditambah daging yang empuk membuat sensasi mak nyuss™-nya bener-bener mantab. Sop ini juga unik karena kuahnya ndak bening seperti sop pada umumnya. Kuahnya kental karena menggunakan santan, mirip kayak soto kudus. Sehingga untuk menetralkan rasa santan, kita bisa menambahkan air jeruk nipis, acar, atau kecap.
Setelah puas menikmati hidangan penuh kolesterol ini, kami pun mencari yang hangat-hangat. Pilihan pun akhirnya jatuh pada kawasan bulevard UGM. Di situ kami ingin menikmati kehangatan randa ronde anget sambil teng-teng-crit.

Wedang ronde ini terdiri dari air jahe yang diberi potongan roti, kolang-kaling, kacang tanah sangrai, dan juga klepon. Biasanya kalo klepon itu kan isinya cuma gula merah dan dilumuri parutan kelapa, tetapi klepon yang dimasukkan di dalam wedang ronde ini isinya adalah gula merah dan kacang tanah. Rasanya? Weh.. Jangan ditanya! Malam-malam dingin gini sambil minum wedang ronde hangat..
Seddap!
Semakin malam, eksotisme Jogja semakin terasa. Tak jauh dari tempat kami ber-teng-teng-crit, ada rombongan anak muda yang berfoto-foto dengan background tulisan “UNIVERSITAS GADJAH MADA”. Rombongan itu datang dengan menggunakan motor dan ada juga yang menggunakan mobil. Semuanya berpelat nomor R. Weh.. Banyak juga itu cewek-ceweknya. Mayan buat menemani pandangan kami yang sedang menikmati kehangatan wedang ronde. ![]()
Setelah puas menikmati cewek-cewek wedang ronde, akhirnya perjalanan wisata kuliner kami malam itu harus diakhiri.
Sebuah akhir pekan yang menyenangkan!
September 18th, 2006 at 20:07:04 from using Mozilla Firefox 1.5.0.5 on Windows XP
Wah Yogya!!! ayo jangan mau kalah narsisnya. hehehe
ayo kapan2 kita bikin kopdar duet loenpia-angkringan?
maaf soal pepeng, dia memang terkenal suka menyebar hoax!
*kabooor*
September 18th, 2006 at 22:54:31 from using Opera 9.01 on Windows XP
Malem minggu malah aku ronda jee..
Plat R? Wah…
September 18th, 2006 at 23:53:42 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
Enak ya bisa kopdaran ama temen2 blog. Aku blum pernah ikutan yang gituan deh. Foto2 makanannya kok bikin laper ya. Kepengen ngerasain wedang ronde-nya …
September 19th, 2006 at 01:40:08 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
hehehe… sop kambing plus-plus.. plus mbak2 yang sexy…
ronde anget plus kacang rebus yang niekma…t ditambah lagi wajah2 gadis muda yang menghiasi jogja… wu… nice weekend
.maaf gak bisa kopdaran.. harus “kerja” je… wakakakaka… 
September 19th, 2006 at 04:35:07 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
heueuheuheue…. weekend dengn sop kambing dan wedang ronde. barengan blogger lagi. enak banget. hahahaha.. xD ayo kopdar sebelum ada hari sibuk datang dan mengganggu acara kopdar! (ehehehe.. kebalik atuh, yang ada juga kopdar yang mengganggu xD)
eh eh, loh kok pecentusnya sendiri ga datang?
… kopdar yuk!!!
September 19th, 2006 at 07:16:00 from using Mozilla Firefox 1.5.0.1 on Windows XP
asiiik kopdaran, eh zam.. koq kemarin2 blognya ga bisa dibuka yak
September 19th, 2006 at 08:20:43 from using Mozilla Firefox 1.0.6 on Windows XP
maap.seribu maap….hr setu aku ngiri acara pelatihan di unisulla ama anak2 loenpia….tekan jam5 sore….mau ke jogja udah mepet bgt…maap seribu maap..!!!
tapi,tanpa aku acara aku yakin ttp sukses….
maap bgt..!!!
September 19th, 2006 at 08:37:17 from using Internet Explorer 6.0 on Windows XP
wiii pengen maeman e aku… ketok e enak
September 19th, 2006 at 09:08:42 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
hahaha… memang kompak tenan cah yogya.. salut deh… moga-moga liburan iki mengko bisa sambang kakang lan mbakyu yang ada di YK
September 19th, 2006 at 09:55:06 from using Mozilla Firefox 1.0.7 on Ubuntu Linux
wedang rondene lo zam sing mara’ke kemlecer…

neng kene ora ono je..
September 19th, 2006 at 10:29:19 from using Mozilla Firefox 1.5 on Windows 2000
waah senengnya kopdaran.. hehehe
September 19th, 2006 at 11:02:10 from using Opera 8.53 on Windows XP
enak tuh rondenya nyam..nyam..nyam.. cuman kalo soto yang berkuah santan itu ngga ah males makan kayak gitu enak sich enak tapi aku ngga gitu pengin
sego kucing masih ada ya zam ?
September 19th, 2006 at 12:20:34 from using Internet Explorer 6.0 on Windows XP
pancen, teh pocine ginastel. legi, panas, tur marahi gatel…..kekekekekekekeke
ayo, wisata kuliner di solo. mosok kotamu dewe gak dikenalken kepada dunia. yen wisata kuliner nang solo, ajak aku yak !!!
September 19th, 2006 at 12:22:56 from using Mozilla Firefox 1.5.0.6 on Windows XP
waaaaaaaaa… pengin ikut

eh, laen kali aja wisata kuliner ke sate karang… wueih,,, enak tenan.. sumpe deh,,, ada rondenya juga
September 19th, 2006 at 17:19:03 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Windows XP
waks, kenapa ane gak ikutan diajak?! padahal ane ada di kos! ane kutuk jadi ganteng khan ente2 bisa berabe nanti! mosok tiap hari menghindari kejaran cewek?! kapan bisa wisata kuliner kalo ente2 ganteng kayak ane?! he?! hehehe…
September 19th, 2006 at 21:40:31 from using Mozilla Firefox 1.5.0.7 on Mac OS X
R … hedop banyumaaaaaas!
September 22nd, 2006 at 06:04:51 from using Mozilla Firefox 1.0.7 on Windows XP
uiii ………. ncen nak nan koq wingi kae …………..