Simplicity is not Simple

when a simple thing is not simple as its look

nggak jelas belum tentu nggak cerdas

July 1st, 2006 - Site Review - Give Comments

Kritik sosial, opini pedas, realitas yang digambarkan dengan satir, nakal, dan kadang sedikit kasar, banyak dituangkan ke dalam weblog. Rasanya tak perlu terlalu serius untuk menuliskan dan mengungkapkan segala yang dirasakan ke dalam blog. Dengan nama-nama yang lucu dan nggak jelas ini ternyata isinya nggak senggak jelas namanya. Bingung? Sama!

Saya sering tergelitik, tersenyum, cekikikan, bahkan ngakak-ngakak saat membaca blog-blog berikut ini dan sering terkagum-kagum juga dengan apa yang disampaikan di dalamnya. Kebanyakan sih berupa kejadian yang kita alami sehari-hari, tetapi si penulis mampu mengangkatnya dari kacamata yang lain, atau bahkan tanpa kacamata sama sekali!

Walau terkesan nakal, vulgar, kasar, nggak mutu, selengekan, seenak belly button, tetapi apa yang diungkapkan di blog-blog berikut ini mampu merupakan hiburan dan pengetahuan yang cerdas dan kritis. Uniknya, para pemiliknya lebih suka menggunakan identitas anonim dan disamarkan, sesuatu yang sering dipertanyakan kredibilitasnya™ oleh Sang Pakar™. Yang penting sih apa yang disampaikan, bukan siapa yang menyampaikan.

Pakde Kere Kemplu melalui bloGombal salah satunya. Lelaki yang ngaku-aku seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta ini ternyata nggak sekemplu namanya. Kemplu, dalam bahasa Jawa, terutama Jogja-Solo merupakan istilah yang dilontarkan kepada seseorang karena kebodohan atau ketidakbecusannya. “O.. Cah kemplu!” Demikian umpatan ini sering dilontarkan.

Pakde Kere Kemplu sering menuliskan apa yang dilihat dan dialaminya sehari-hari menjadi sesuatu yang asyik dikonsumsi (baca: menghibur) dan mampu mengajak si pembaca berpikir dan tersenyum simpul, “bener juga ya”. Dengan slogan “sebuah catatan ringan angin-anginan” ini, Pakde Kere Kemplu mampu membuat sebuah weblog berbobot yang ringan dan bisa membahas apa saja. Selain itu banyak ungkapan-ungkapan aneh dan lucu yang menghiasi weblognya. Walau ngaku-aku tulisannya hanya sekedar gombal, tetapi isinya justru lebih cerdas daripada lontaran-lontaran pemerintah. Untuk jelasnya silakan kunjungi weblognya saja.

Satu lagi kancane, Kang Mbilung melalui Ndobos Pol-nya. Dalam cerita wayang Jawa, Bilung adalah seorang raksasa kecil yang berteman dengan para Punakawan, dia adalah sahabat dari Togog dan kemana mana selalu berdua. Untuk lebih jelas tentang si Bilung ini silakan baca Wikipedia.

Nah, dalam bahasa Jawa, prefiks ‘m’ di depan kata benda bisa berarti kata kerja melakukan sesuatu dengan kata benda itu. So, kata mbilung bisa berarti bersifat seperti Bilung. Wah, nek iki cuma dobosan ku saja. Ikut-ikutan Kang Mbilung. :)) Sing pasti, kalo di-bahasa Indonesia-kan susah menjelaskannya. Semacam selengekan, celelekan, semaunya sendiri gitu lah.

Kalo ndobos lain lagi. Ndobos tu omong kosong, bull shit (bukan bulu shilit), nggedebus, sok tau. Tapi isi dari blog ini, wuihh.. Walau bahasanya full ndobos, tapi jangan dikira isinya nggak bermanfaat. Ada keseriusan di dalam materi yang disampaikan. Walau nek dipikir-pikir ya ndobos thok! :)) Wah.. Jadi ketularan ndobos saya jadinya.

Wis ah, ndobose! Jan Semprul Sontoloyo tenan! Kalo ini blog lebih edan lagi. Kumpulan wong sableng jadi satu. Maklum, ini kan blog “dobosan gayeng paguyuban ramutu“. Isinya ya dobosan lagi. Cuma yang ini lebih bervariatif karena ditulis oleh orang-orang kreatif yang pikirannya masih primitif. Maksudnya primitif ya cenderung mikir gampang, nggak mau susah, simpel dan emoh mikir mbulet.

Tapi jangan dikira isinya nggak layak baca. Justru dari sentilan dan pemikiran sableng itu tersirat realitas lain yang selama ini nggak terlihat kalo pake kacamata orang waras. Lah, namanya juga wong sableng! Wis.. Sing waras ngalah..

Ada pula yang ikut-ikutan biar kayak orang Endonesah. Sumuk Ra Kringeten udah mewanti-wanti untuk tidak menjadikannya referensi. Pokoknya JANGAN PERCAYA SEPENUHNYA HATI-HATI tertipu barang palsu!!™.

Sumuk berarti gerah, alias kepanasan karena berada pada ruang sempit sehingga bisa membuat orang berkeringat. Cuma kalo yang ini lain. Walau sumuk, tetep aja nggak berkeringat. Kok bisa? Wis pokoke kalo baca blog ini dijamin nggak sumuk apalagi kringeten, la wong ngenet di warnet yang ada AC-nya, je.. :)) Gak ada hubungannya!

Wah.. Baca-baca blog di atas bikin saya Pecas Ndahe. Kalo di Solo ada grup musik humor Pecas Ndahe, yang digawangi Wisik, Dul Sumbing, Pakde Emil, dan kawan-kawan itu, blog ini nggak ada hubungannya sama mereka. Belum lagi cring-cring lain yang sejenis. Yang penting jangan mudah terbawa isu Kabar Burung kalo nggak mau disebut Kemlinthi kayak Bawor. Bajigur!

Siapkan pikiran anda untuk ikut larut dalam bahasa sableng dan ra mutu tapi mengena dan menyentil (bukan mementil). Dengan bahasa campuran Endonesah dan Jawa kasar cenderung pisuhan, para pembaca yang ndak begitu paham bahasa Jawa bisa tetep ketawa membaca istilah-istilah aneh dan asing yang tertulis. Lumayan buat menambah khasanah pengetahuan pisuhan Bahasa Jawa.

Masih banyak cring-cring lain yang sejenis dan ndak bisa saya ceritakan di sini. Walau bahasa yang mereka tulis sering selengekan, gak serius, ra mbejaji, njelehi, njijiki, dan ra mutu, tapi di balik semua itu ada suatu pesan yang hendak disampaikan. Tak jarang sentilan dan sindiran kasar, entah itu kepada pemerintah atau kebiasaan orang Endonesah pada umumnya dilontarkan dengan gaya guyonan yang satir. Kalo pun ketawa, sepertinya lebih mentertawakan diri sendiri. Lumayan lah buat ngilangin stress.. =))

Ah, kok mak jegagik jadi mintilihir gini bahasaku? :-?

15 Responses to nggak jelas belum tentu nggak cerdas

  1. rizzurant says:

    pertamax, :D
    koment dulu baru baca !!!!

  2. medon says:

    medon’s log koq ra ene yo? :)

  3. Adham Somantrie says:

    oi…. kok isinya “javascipt” semua??? :D

  4. unwinged says:

    hihihi rangkaian alamat website yang dijadikan cerita. lucu lucu.

  5. randi says:

    hmm, untung blog gua ngga masuk cerita . hehehehe.

  6. deep_track says:

    hehehe… dasar cah kemplu, jembung kobot tnan hehehe… sip postingane.

  7. gagahput3ra says:

    halo zam….cuma mo promosiin blog kk gw aja nih yang baru buka

    http://anjanipm.blogspot.com

  8. johan says:

    penggunaan bhs daerah mungkin bisa menggambarkan kesederhanaan …

    lewat kesederhanaan, kritik sosial terasa lebih nggak menggurui …

  9. thuns says:

    sakjane mung wong2 sing cerdas sing iso nulis seperti itu.
    tapi tulisanmu kali ini yo ketularan cerdas tenan kok zam.
    tak daptarke dadi pelawak-blog wae piye? wekekeke…

  10. mysyam says:

    ra mbejaji tenan awakmu zam.. dasar blogger, sampai segitunya ngoprek blog orang..

  11. mysyam says:

    weh sekarang ada country nya negh..
    ah punya saya blum perlu kayaknya, palingn cuman indo semua.. boro2 ada bule komen, keculai spam..

  12. spedaman says:

    jadi nemu blog2 yg lucu2 tp bahasanya ora mudeng, harus ambil extensi sastra jawa UI nih:p

  13. templank says:

    bos, selama gw kkn jagain para wanita gw ya.. hatake sofi nura lira dan orang korea itu loh… *lupa namanya gw* jangan bilang2 priyayisange.. hehehe

  14. kere kemplu says:

    waduh, tersanjung saya!
    percayalah, anda dan pembaca blog anda akan kuciwa krn saya dan blog saya tak sehebat yang anda impikan. eniwei tengs. :)

  15. kemlinthi says:

    panjenengan salah. blog saya itu ngga jelas tapi membingungkan dan sama sekali ndak cerdas bahkan ndak cermat. maaf dan thank you… :D