Simplicity is not Simple

when a simple thing is not simple as its look

Wedhus Gembel

May 16th, 2006 - Matriphedia - Give Comments

Wedhus Gembel

Menyusul kabar meletusnya Merapi, sekarang lagi hangat-hangatnya dibicarakan tentang awan panas yang lebih dikenal dengan wedhus gembel. Ya, awan panas yang dihasilkan oleh gunung berapi ketika erupsi alias meletus. Konon awan panas ini lebih berbahaya daripada lava ataupun lahar yang dikeluarkan oleh gunung berapi.

Saya sedikit penasaran dengan istilah wedhus gembel yang menjadi sebutan untuk awan panas yang disemburkan oleh Merapi. Padahal istilah wedhus dalam Bahasa Jawa berarti kambing atau domba, dan gembel berarti gelandangan atau tunawisma. Bisa juga gembel berarti gimbal. Dan setau saya juga, wedhus gembel adalah sebutan untuk domba. Bahkan menurut Mbah Marijan, kata wedhus gembel merupakan kata yang terlarang untuk Merapi.

Mengutip dari Wikipedia:

Awan panas (ledakan freatik atau ultravulcanian eruptions) terjadi bila magma yang sedang naik menyentuh air tanah atau air di permukaan bumi. Suhu tinggi dari magma (dari 600°C sampai 1.170°C) membuat air langsung menguap dan terjadi letusan uap, air, debu, batu dan volcanic bomb.

Kambing

Domba memang beda dengan kambing. Domba memiliki nama latin Ovis aries sedangkan kambing memiliki nama latin Capra aegagrus hircus. Domba dan kambing memiliki persamaan dari tingkat kingdom hingga subfamily, dan mulai berbeda pada tingkat genus.

Weh.. Kek pelajaran biologi, yak? :D

Domba

Domba disebut dengan wedhus gembel karena domba mempunyai ciri bulu tebal yang gimbal. Maka disebut dengan istilah wedhus gembel. Bulu domba sering diambil untuk bahan membuat wol. Sedangkan kambing biasanya bulunyanya pendek dan berwarna coklat, hitam, putih, atau kombinasi dari ketiganya. Kulit kambing biasanya dipakai untuk bahan membuat beduk, gendang, rebana, dan alat musik tabuh lainnya. Kulit kambing juga bisa dipakai buat hiasan dinding. Konon, daging domba lebih empuk dan enak bila dibandingkan dengan daging kambing.

Dulu pas jaman kecil, ketika Merapi meletus 22 November 1994, selama lebih kurang dua jam Merapi mengeluarkan wedus gembel-nya ke arah Kali Boyong, Sleman, dan menelan 67 korban manusia. Saat itu saya masih kecil, kira-kira kelas 4 SD. Dalam pikiran saya waktu itu, dari puncak Merapi keluar ribuan domba alias wedhus gembel yang menerjang desa-desa sehingga menimbulkan kerusakan. Namanya juga masih kecil, daya imajinasinya masih tinggi.. :D

Nah, karena bentuk awan panas yang bergumpal-gumpal dan menyerupai bulu domba inilah sebabnya awan panas vulkanik ini disebut dengan wedhus gembel. Awan panas ini bisa bergerak dengan kecepatan hingga 120 km/jam dengan suhu kurang lebih 400° celcius di permukaan. Awan panas ini terdiri dari Sulfur hidroksida serta material vulkanik lain semacam debu, batuan, air, dan kerikil. Munculnya awan panas merupakan salah satu tanda terjadinya letusan besar pada gunung berapi. Karena awan panas terjadi ketika magma atau lava telah mencapai permukaan bumi dan tekanannya berkurang sehingga muncullah awan panas atau wedhus gembel ini.

Wah.. Cukup ndobos-nya, sekarang kalo pengen liat wedhus gembel yang menghebohkan itu gimana caranya? Silakan aja kunjungi blognya Mas Pepeng yang berjudul Kronologis Terjadinya Wedhus Gembel.

24 Responses to Wedhus Gembel

  1. deep_track says:

    gambarnya kaya’ yang posting. wakakakaka……k
    asem! server ugm pagi tadi down. dadi ora sido posting. dhasar wedhus tenan.

  2. wedhouz says:

    untung wae sing metu dudu wedhouz balap
    iso do bingung mengko…

  3. wier says:

    wedhuz! (*lho kok malah misuh)
    suhunya bisa mencapai lebih dari 1000 DC, ngeri ya? kalo ketelan wehus gembel keluar bisa jadi sate wedhuz to dab?

  4. &-ank says:

    ooooo *manggut-manggut* gitu toh terjadinya sate wedus gembel…

  5. Ucha says:

    Wedhus gembel panas gak sih?..

  6. jony says:

    kelingan weddoss XP Profesional SP2 :D

    theme mu keren jhe … mantaf

  7. Nofie Iman says:

    Teman-teman saya di sini menyebutnya dengan “wedhul gembes”.

  8. sapi says:

    sejenis sapikah? hahahahaha….. lol.

  9. Adham Somantrie says:

    Zam selamat kan?

  10. ariawn says:

    zam… untuk sementara link gw yang ini ya? hehe… ada isinya kok..dan ada RSSnya :P

    btw…minta foto wedhus gembhel jarak dekatnya dong …5 ato 10 meterlaah! XD

  11. johan says:

    tau peristiwa kereta api yg disetir sama cewek gila gak di sby? khan pas ditanya sudah punya suami belum, dia jawab :

    “Sudah, Wedhus”

    nggak nyambung :p

  12. rizzurant says:

    salam buwat mbah maridjan yo !!!

  13. Jane says:

    Kakaka… tuh domba2 lucu… btw… tuh domba lokal yee… warnanya item gethoo.. domba import kan putih lohhh…

  14. Leo says:

    Enak yahh di sana ada wisat gunung berapinya…awas loh ntar Mak Lampir turung gunung

  15. signal says:

    1,2,3,4,5..ada berapa ekor ya.

  16. bodi says:

    wuih ulasan yang mantap dr bang zam …… sip

  17. thuns says:

    kalo bahasa gaulnya anak solo tuh: WEDHUL GEMBES
    hehehe…

  18. randi says:

    bang ZAM ganti URL yah. hehehehe. gile Dikejar awan panas itu musti lari nya pake mobil yang bisa ngacir langsung ke 120km/jam.

  19. Bunga says:

    pancen wedhus tenan!
    pie kabare ? suwe ora mampir ki!

  20. boku_baka says:

    memange wedhus gembel ki mlayune cepet banget yah?
    eh dadi kepikiran mbah Marijan..

  21. sherly says:

    wah wah hot topic beneran… MERAPI hueheuheueh…

  22. Gondhez says:

    Sing butuh wedhuz gembel dolan wae neng merapi, disimpen ben nek Idul Adha ora perlu tuku wedhus…..wakakakakwakkaka

  23. mysyam says:

    halo bro… gmn piaraan wedhus gembel mu? wis ngarit durung.. nggo pakan wedhus gembel.. ben ora ngamuk.. huhu….

  24. chocoluv says:

    gembel gembel… panas panas… tapi kalo diliat keren ya? :P

Wedhus Gembel

May 16th, 2006 - Personal - Give Comments

Source: escoret.net

No Responses to Wedhus Gembel